Popular Posts

Saturday, February 26, 2011

bangsa dan generasiku.....

sampai kapan bangsaku kan seperti ini, kami tak tau siapa pahlawan dan siapa musuh kami..
kami generasi muda telah dibingungkan dengan sikap apa yang harus kami lakukan, mau mengikuti yang terdahulu buat rakyat n generasi kita terpuruk dan terjatuh tanpa kami rasakan, apa kami harus berjalan sendiri dengan meraba dulu....? tapi kam takut terjatuh dan tambah buruk...
tapi kami harus berjuang.....

Monday, September 27, 2010

indonesiaku

jiwa ragaku dari tanah airku
semangat dan keteguhanku darimu
hati dan persaanku untukmu
hidup dan matiku untukmu

Tuesday, February 16, 2010

tak semestiya

aku binggung pacar or kelurga....................................?

Sunday, January 31, 2010

DALAM SEBUAH KISAH TIDAK ADA YANG SEMPURNA HANYA ADA RASA MENERIMA APA YANG KITA DAPATKAN KARENA HANYA ITULAH YANG DAPAT KITA LAKUKAN. KITA TIDAK BISA MENYALAHKAN KEADAN DAN ORANG DISEKELILING KITA.

Thursday, September 10, 2009

mouse adalah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain papan ketik. Tetikus memperoleh nama demikian karena kabel yang menjulur berbentuk seperti ekor tikus[1].

Tetikus pertama kali dibuat pada tahun 1963 oleh Douglas Engelbart berbahan kayu dengan satu tombol. Model kedua sudah dilengkapi dengan 3 tombol. Pada tahun 1970, Douglas Engelbart memperkenalkan tetikus yang dapat mengetahui posisi X-Y pada layar komputer, tetikus ini dikenal dengan nama X-Y Position Indicator (indikator posisi X-Y).

Bentuk tetikus yang paling umum mempunyai dua tombol, masing-masing di sebelah kiri atas dan kanan atas yang dapat ditekan. Walaupun demikian, komputer-komputer berbasis Macintosh biasanya menggunakan tetikus satu tombol.

Tetikus bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan keras dan rata. Tetikus yang lebih modern sudah tidak menggunakan bola lagi, tetapi menggunakan sinar optikal untuk mendeteksi gerakan. Selain itu, ada pula yang sudah menggunakan teknologi nirkabel, baik yang berbasis radio, sinar inframerah, maupun bluetooth.

Saat ini, teknologi terbaru sudah memungkinkan tetikus memakai sistem laser sehingga resolusinya dapat mencapai 2.000 titik per inci (dpi), bahkan ada yang bisa mencapai 4.800 titik per inci. Biasanya tetikus model ini diperuntukkan bagi penggemar permainan video.
CD-ROM (singkatan dari Compact Disc - Read Only Memory) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700MB atau 700 juta bita.

CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-ROM, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.

DVD adalah sejenis cakram optik yang dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. "DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara "resmi" bukan singkatan dari apapun.